RSS

Menentukan Pilihan Dalam Islam

28 Okt

Assalamu’alaikum….

Sebenarnya dalam kehidupan sehari-hari kita selalu dihadapkan pada berbagai pilihan. Mulai dari hal-hal sepele,misalnya memilih tempat duduk di tempat makan, warna favorit, sampai model pakaian yang akan kita pakai. Tapi suatu saat kita juga akan berhadapan pada pilihan-pilihan besar. Misalnya, memilih ketua atau pemimpin, memilih sekolah,sampai menentukan pasangan hidup.

Dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Sa’ad bin Abi Waqqash: Rasulullah Shalallahu Aalaihi Wassallam bersabda: “Di antara kebahagiaan manusia adalah menentukan pilihannya dengan Allah dan diantara kebahagiaan manusia adalah keridhoanya pada apa yang Allah tentukan. Dan di antara tanda kesengsaraan manusia adalah ia meninggalkan Allah dalam pilihannya. Dan di antara tanda kesengsaraan manusia adalah kemarahaannya pada apa yang Allah tetapkan atas dirinya” (HR. Imam Ahmad dalam Musnad-nya, Hal: 3/377 hadis No: 1367).

Hadits diatas menuntun kita tentang bagaimana menentukan pilihan yang baik dan benar agar membawa kebahagiaan sekaligus memberi peringatan agar kita tidak salah memilih dan terhindar dari kesengsaraan.

Rasulullah SAW memberi dua ciri tentang manusia yang bahagia. Pertama, Orang yang menentukan segala pilihannya berdasarkan pilihan Allah SWT dan tidak berdasarkan hawa nafsu dan keinginan duniawi lainnya (QS. 33:71). Yang  Kedua Orang yang ridho dengan ketentuan dan pilihan Allah SWT, artinya orang tersebut menerima dengan lapang dada apa yang telah Allah tentukan untuknya tanpa banyak mengeluh.

Sebaliknya, Rasulullah SAW juga memberi dua ciri bagi orang yang sengsara. Orang  Pertama adalah Orang yang meninggalkan Allah SWT dalam menentukan segala pilihannya. Maksudnya orang tersebut meninggalkan tuntunan dan syariat-Nya bahkan bertentangan dengan Islam dalam menentukan pilihannya. Orang kedua adalah Orang yang menolak apa yang telah Allah tentukan untuknya. Ia tidak menerima takdirnya.

Contoh sederhananya adalah  jika kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan, tidak diterima disekolah yang kita idamkan misalnya, maka sebaiknya kita tetap menerimanya dengan lapang dada dan menjalani dengan sebaik-baiknya. Yang terpenting adalah kita telah berusaha sekeras yang kita bisa. Allah Maha tahu, Ia akan memberi apa yang kita butuhkan bukan yang apa kita inginkan karna Allah tahu apa yang terbaik bagi kita lebih dari diri kita sendiri .

So, jangan sedih dan kecewa berlarut-larut kalau ada keinginan kita yang tidak tercapai. Karna Allah akan memberi yang terbaik bagi tiap individu atau mungkin juga kita akan mendapatkannya dikesempatan yang lain. Tetap semangat dan jalani dengan sepenuh hati pilihan itu.

Wassalamu’alaikum….

MIKO—Rohis Adz-Dzikri

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 28, 2011 in Artikel

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: